Apa Itu Packing dalam Jual-Beli Online, Arti dan Tata Caranya. Inilah Penjelasannya!

Apa itu packing umumnya dikaitkan dengan dunia industri atau jual-beli barang. Packing apabila diartikan adalah pengemasan. Barang dikemas atau dipacking dengan kuat dan rapi sebelum dikirim kepada pembeli, begitu pelaksanaannya.

Apa Itu Packing, Apa Perbedaannya dengan Packaging?

Apa itu packing berbeda dengan packaging

Foto: Pexels @cottonbro studio

Packing berbeda dengan packaging. Bagi yang belum paham, sekilas antara packing dan packaging terlihat sama. Dan disini akan dijelaskan bahwa packing dan packaging memiliki arti yang berbeda.

Packing adalah memasukkan barang atau beberapa barang dalam sebuah wadah lalu mengemasnya dengan aman. Apa itu packing dalam arti yang sesungguhnya akan kita jelaskan. Kata packing berasal dari kata Bahasa Inggris yang jika kita artikan berdasarkan kamus adalah pengemasan atau pembungkusan. Maka jika diartikan adalah pengemasan barang. Barang apa yang dikemas? Ya, barang apa saja yang perlu pengemasan. Bisa pakaian, kosmetika, makanan, dan sebagainya. 

Sedangkan packaging lebih menitikberatkan ke arah kemasan produk tertentu. Misalnya packaging untuk produk Hand&Body Lotion, packaging untuk produk susu bayi dan seterusnya. Packaging selain bertujuan untuk melindungi produk dari kerusakan juga untuk menarik calon konsumen. Sehingga packaging suatu produk dibuat unik dan memiliki karakter tertentu.

Berbeda dengan tujuan packaging, packing hanya bertujuan terutama untuk mengamankan barang dari kerusakan selama berada dalam proses pengiriman. Karena dalam perjalanan panjangnya, barang yang telah dikemas akan berada dalam gudang selama beberapa lama sebelum diantar ke alamat tujuan. Apa itu packing tidak bertujuan untuk menampilkan sesuatu yang unik demi menarik perhatian konsumen.

Baca juga: Apa Itu Orderan, Arti dan Sistem Pelaksanaannya. Begini Konsepnya…

Apa Itu Packing, Bagaimana Tata Caranya Berdasarkan Jenis Barang

Apa itu packing, tata cara pelaksanaannya disesuaikan berdasarkan kategori, yaitu digolongkan berdasarkan jenis barang, bentuk barang, besar kecilnya atau kuat lemahnya barang. Jadi bisa digolongkan menjadi beberapa, yaitu:

1. Cairan

Tidak setiap ekspedisi pengiriman barang bisa mengirimkan barang berupa cairan. Jadi barang berupa cairan seperti minuman sirup, Air Minuman Dalam Kemasan, obat-obatan cair, dan segala yang berbentuk cair harus dikonsultasikan terlebih dahulu tentang persyaratan khusus yang harus disertakan.

Dan mengenai pengemasannya tentu harus menggunakan bahan pengaman, misalnya busa atau bubble wrap yang dimasukkan dalam kotak pengemasan. Penuhi ruang dalam kotak untuk meminimalisir kerusakan dan melindungi botol dari resiko retak atau pecah saat terjadi guncangan.

2. Barang Konsumsi

Barang konsumsi meliputi makanan basah atau makanan kering. Saat ini ekspedisi pengiriman barang melayani pengiriman barang konsumsi ke luar kota bahkan ke luar negeri. Untuk melakukan pengiriman barang konsumsi Anda harus memahami apa itu packing sehingga Anda tahu benar bagaimana mengemas barang dengan aman.

Untuk makanan basah seperti kue-kue basah perhatikan tanggal expirednya dan pastikan barang akan diterima sebelum tanggal expired. Karena seperti kita tahu bahwa jenis makanan basah tidak dapat bertahan lama.

Cara mengemas makanan basah yang tidak tahan lama gunakan kotak yang cukup besar. Setelah barang dibungkus kemudian masukkan ke dalam kotak. Jejali bagian kotak yang kosong dengan bubble wrap hingga tak ada ruang yang tersisa. Gunakan lakban untuk melapisi seluruh bagian luar kotak.

Untuk jenis barang konsumsi kering atau snack-snack kering cara pengemasannya sama, namun Anda lebih mengelola pengirimannya karena snack-snack kering umumnya memiliki tanggal expired yang cukup lama.

3. Obat-Obatan Kering

Untuk mengemas obat-obatan kering seperti kapsul atau rempah-rempah lebih mudah daripada mengemas produk cairan. Anda hanya perlu membungkus menggunakan bubble wrap secukupnya saja, lalu masukkan ke dalam wadah atau kotak sesuai ukuran, setelah itu lapisi seluruh bagian luar kotak menggunakan lakban.

4. Barang Jenis Lainnya

 

Penggunaan bubble wrap dalam apa itu packing disesuaikan dengan jenis barang

Photo: Pexels @cottonbro studio

Saya sebut barang jenis lainnya karena kategori ini mencakup barang-barang seperti produk elektronik, kosmetika, pakaian, dan sebagainya yang biasa dijual di toko online. Apa itu packing sering dikaitkan dengan dunia toko online.

Pengemasan atau packing terhadap barang-barang tersebut bisa disesuaikan dengan jenis barangnya. Barang berukuran kecil, gunakan kotak kecil sedangkan barang yang berukuran besar gunakan kotak yang besar.

Penggunaan bubble wrap bisa juga disesuaikan dengan jenis barangnya. Ada beberapa jenis barang yang tidak membutuhkan bubble wrap dalam pengemasannya namun ada pula jenis barang yang membutuhkan bubbe wrap lebih banyak.

Misalnya ada orang yang order pakaian, maka untuk pengemasannya tidak perlu menggunakan bubble wrap. Cukup bungkus yang rapi menggunakan bungkus plastik lalu tempelkan tulisan berisi nama dan alamat lengkapnya. Ada lagi orang yang order sepatu, maka untuk pengemasannya juga tidak butuh bubble wrap. Namun ketika ada orang yang order handphone, maka butuh bubble wrap yang cukup banyak.

Nah, sudah tahu bukan penjelasan mengenai apa itu packing, apa perbedaannya dengan packaging dan tata caranya. Semoga bermanfaat terutama bagi Anda yang baru saja terjun dalam dunia penjualan online.

Cek rekomendasi artikel lainnya di www.ceritausaha.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You might also like