Business Plan Adalah Modal Menuju Sukses dalam Berbisnis, Berikut Pengertiannya

Tahap awal untuk memulai sebuah kegiatan usaha, business plan adalah salah satu hal yang harus dipersiapkan. Dimana business plan ini juga menjadi hal pertama yang akan ditanyakan oleh mitra usaha, ketika dalam menjalankan bisnis ini kita mengajak orang lain sebagai partner. Karena melalui business plan inilah nantinya mitra atau investor akan memberikan penilaian apakah usaha yang kita tawarkan tersebut, memiliki prospek yang menguntungkan atau sebaliknya.

Business plan adalah parameter yang menjadikan para investor ini yakin untuk menanamkan modalnya pada usaha yang dijalankan. Bila melihat business plan yang positif, mereka akan berani untuk mengucurkan dana guna membantu permodalan. Dan sebaliknya, bila business plan ini tidak mampu memberikan gambaran yang baik, maka investor pun biasanya enggan untuk melanjutkan kerjasama.

Pengertian Business Plan

Rencana bisnis atau lebih sering dikenal dengan sebutan business plan adalah sebuah dokumen tertulis. Dimana dokumen ini dibuat dengan tujuan menggambarkan semua informasi tentang bisnis yang sedang dijalankan. Di dalam business plan ini, terdapat beragam penjelasan mulai dari strategi pemasaran serta penjualan yang dicatat dengan detail. Selain itu, ditulis pula mengenai pemasukan dan pengeluaran yang didapatkan dari bisnis tersebut. Disertai dengan kondisi keuangan serta informasi lain yang dianggap penting untuk disampaikan.

Pada saat seorang pelaku bisnis merancang business plan ini, biasanya membutuhkan pemikiran serta keputusan yang akurat. Sebab tujuan dari pembuatan business plan ini adalah sebagai parameter untuk seorang pelaku bisnis guna meraih tujuan pada jangka panjang. Di sisi lain, business plan adalah sebuah gambaran mengenai apakah sebuah bisnis dianggap layak untuk dijalankan serta mampu untuk mengatasi semua tantangan yang terjadi di masa yang akan datang.

Baca Juga : Apa Yang Dimaksud Dengan Inovatif, Pengertian dan Contohnya

Macam-Macam Business Plan

Setiap business plan yang dibuat, pasti memiliki objek dan tujuan yang berbeda satu sama lain. Itulah mengapa, business plan sendiri terdiri dari lima jenis. Kelima jenis business plan adalah ;

  1.       Operations Business Plan

Operations business plan merupakan jenis business plan yang didalamnya menjelaskan mengenai rencana bisnis yang ditujukan untuk kalangan intern perusahaan saja. Di dalam business plan ini, terdapat penjabaran mengenai rencana serta aturan mengenai operasional perusahaan. Di dalamnya juga menjelaskan mengenai tanggung jawab dari setiap elemen yang berada di dalam perusahaan tersebut.

Business plan jenis ini kemudian digunakan sebagai parameter atau guidelines untuk setiap aktivitas di dalam perusahaan yang berlaku secara jangka panjang.

  1.       Growth Business plan

Jenis lain dari business plan adalah growth business plan. Dimana business plan ini berisi penjelasan mengenai rencana perkembangan bisnis perusahaan di masa depan. Perencanaan bisnis ini bisa dipakai untuk kepentingan internal atau juga eksternal. Untuk kepentingan eksternal misalnya sebagai alat untuk mengajukan tambahan modal dari para investor.

Namun, bila digunakan untuk kepentingan eksternal harus dilakukan perincian secara lebih lengkap mengenai segala komponen yang ada di dalam business plan tersebut. Misalnya saja penjelasan lengkap mengenai gambaran perusahaan, susunan organisasi perusahaan serta posisi keuangan perusahaan pada saat ini.

  1.       Development Business Plan

Development business plan merupakan jenis business plan yang didalamnya menggambarkan dengan jelas mengenai bisnis yang akan dijalankan. Development business plan ini biasanya menjelaskan mengenai administrasi bisnis, organisasi perusahaan serta tugas yang dimiliki oleh semua karyawan.

Sehingga jenis business plan ini biasanya digunakan dengan tujuan ganda. Yaitu bagi kepentingan perusahaan atau juga kepentingan di luar perusahaan.

  1.       Startup Business Plan

Startup business plan adalah sebuah perencanaan bisnis yang menjelaskan tentang perusahaan terutama startup yang akan dibangun. Perencanaan bisnis ini biasanya berisi mengenai penawaran barang atau jasa yang ditujukan kepada calon konsumen. Selain itu berisi mengenai evaluasi pasar, susunan pemasaran, manajemen risiko serta susunan manajemen lain yang akan diterapkan pada bisnis tersebut.

  1.       Strategic Business Plan

Strategic business plan merupakan sebuah jenis rencana bisnis yang paling komplek terutama bila dibandingkan dengan perencanaan bisnis yang lain. Di dalam perencanaan bisnis ini, dijelaskan secara lengkap mengenai beragam strategi yang ditujukan untuk meraih apa yang menjadi tujuan perusahaan.

Secara umum terdapat beberapa komponen vital yang terdapat dalam rencana bisnis ini. Misalnya saja mengenai visi serta misi perusahaan, faktor yang dianggap penting dalam menunjang kinerja perusahaan serta bagaimana strategi yang akan dijalankan guna mencapai tujuan perusahaan. Selain itu disebutkan pula mengenai rencana waktu pelaksanaan semua strategi yang dijabarkan tersebut.

Baca Juga : Pengertian Inventaris Kantor Adalah? Simak Definisi dan Urgensinya

Komponen Dalam Business Plan

Pada saat akan membuat sebuah business plan, tentu harus diketahui mengenai apa saja komponen yang terdapat di dalam business plan tersebut. Nah, beberapa komponen yang terdapat dalam business plan adalah :

  1.       Executive Summary Perusahaan

Pada komponen ini berisi penjelasan singkat namun ringkas mengenai isi business plan yang dibuat tersebut. Dengan kata lain komponen ini merupakan bagian pembuka yang akan memberikan gambaran awal mengenai isi business plan tersebut.

  1.       Deskripsi Perusahaan

Di bagian ini berisi penjelasan mengenai deskripsi perusahaan secara menyeluruh. Deskripsi ini meliputi sejarah perusahaan, visi misi perusahaan, tujuan perusahaan serta siapa saja yang menjadi partner perusahaan tersebut.

  1.       Produk

Bagian ini berisi penjelasan mengenai produk apa yang dihasilkan oleh perusahaan atau juga mengenai layanan apa yang mereka jual. Penjelasan ini disertai dengan kompetensi yang mereka miliki dibandingkan dengan competitor yang bergerak di bidang sama.

  1.       Analisa Pasar

Analisa pasar menggambarkan mengenai kondisi kompetitor, analisis SWOT yang berisi kekuatan dan kelemahan perusahaan dan juga peluang serta hambatan yang dialami perusahaan. Termasuk juga mengenai konsep pemasaran tentang segmentasi pasar, targeting serta positioning yang menjelaskan posisi perusahaan dalam persaingan.

  1.       Marketing Strategy

Komponen marketing strategi dalam business plan adalah untuk menjelaskan mengenai bagaimana strategi pemasaran yang dilakukan, baik secara offline atau menggunakan pemasaran digital.

  1.       Anggaran

Berisi penjelasan mengenai apa yang menjadi rencana keuangan perusahaan secara menyeluruh.

Manfaat Business Plan

Business plan dibuat pasti memberikan manfaat. Beberapa manfaat dari business plan adalah :

  1.       Memudahkan Pengambilan Keputusan

Pada saat sebuah bisnis mulai didirikan, pasti akan menghadapi banyak tantangan. Salah satunya adalah tentang pengembangan produk baru, perekrutan tenaga kerja, masalah keuangan dan lain sebagainya. Untuk mengatasi semua hal tersebut, dibutuhkan pengambilan keputusan yang tepat dan memiliki dasar akurat. Sumber informasi yang bisa didapatkan untuk mendapatkan dasar pengambilan keputusan adalah melalui business plan yang berfungsi sebagai panduan dalam setiap aktivitas perusahaan.

  1.       Mengelola Semua Sistem Keuangan

Melalui penyusunan business plan, akan didapatkan arahan tentang pengelolaan keuangan. Sehingga hal ini bisa menghindarkan munculnya kesalahan pada saat menyusun manajemen keuangan yang berdampak terjadinya kerugian.

  1.       Membantu Memperoleh Investor

Dari gambaran perusahaan yang terdapat dalam business plan, bisa membantu memunculkan ketertarikan investor untuk turut bergabung dan menanamkan modal tambahan pada perusahaan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You might also like